Selamat Datang di Situs Geomore

Kami adalah organisasi fokus dalam pengembangan edukasi ilmu kebumian dan data spasial untuk berbagai kalangan

Divisi kami

Organisasi kami berperan dalam menyampaikan pengetahuan yang lebih, menyelenggarakan kegiatan yang lebih, dan memberikan pengalaman yang lebih kepada seluruh jenjang sosial untuk meningkatkan daya guna ilmu kebumian dan pelaku disiplin ilmunya

Moreclass

Dibentuk untuk mewujudkan tujuan organisasi sebagai penyelenggara kegiatan yang bersifat edukasi demi meningkatkan kapasitas kognitif dan psikomotorik peserta

Moregis

Dengan kami, moregen bisa belajar pengolahan data SIG secara online secara private maupun kelas besar, kami pun menyediakan jasa pembuatan peta untuk moregen yang sedang skripsi, tesis, peta dokumen pemerintah, selain itu kamu juga bisa menjalankan data SIG menjadi WEBGIS lewat server kami

Moretrip

Dibentuk untuk mewujudkan tujuan organisasi agar mampu memfasilitas berbagai bentuk kegiatan lapangan yang bersifat edukasi

Salam Moreteam

Geomore ini di jalankan oleh kami yang senang dengan hal baru dan menantang

Kesan Moregen

img

Awal masuk geomore ketika mau lomba OSN Geografi 2018, suka banget dengan geografi tapi ilmunya masih sedikit. Gurupun menyarankan masuk geomore. Ketika masuk Geomore betapa rendahnya ilmu yang saya miliki. Semakin semangat ketika ada pembahasan materi baru ketika OSN selesai nomor pun diblokir pemerintah karena belum registrasi, sangat sedih nomor diblokir. Dalam pikiran saya gimana mau lihat materi geomore lagi, nomor sudah diblokir. Setelah itu saya tanyakan kepada guru yang memberikan informasi geomore, akhirnya guru memberikan akun orang yang membuat geomore.

Marsha-Cimahi - Moregen tingkat siswa

Update Info

Kumpulan bacaan menarik seputar ilmu kebumian yang kami sampaikan ke dalam beberapa kategori informasi

Zona Rawan Longsor Kecamatan Banyumanik

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persebaran daerah rawan longsor lahan dan mengkaji adaptasi masyarakat terhadap longsor lahan di Kecamatan Banyumanik Kota Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh satuan medan dan masyarakat di Kecamatan Banyumanik. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan sampling area pada 19 satuan medan dan 80 responden yang ditentukan menggunakan rumus Dixon B. Leach. Penelitian ini menggunakan metode skoring untuk pemetaan daerah rawan longsor lahan dan deskriptif persentase untuk mengetahui bentuk adaptasi masyarakat terhadap bencana longsor lahan.

Hasil penelitian menjelaskan mengenai tingkat kerawanan longsor lahan di Kecamatan Banyumanik terdapat empat kelas. Daerah rawan longsor tinggi sebesar 842,13 ha atau 27,23%, tingkat kerawanan sedang sebesar 308,66 ha atau 9,98%, tingkat kerawanan rendah sebesar 1.058 ha atau 34,21 % dan tingkat kerawanan sangat rendah sebesar 883,80 ha atau 28,58 %. Masyarakat sudah melakukan adaptasi longsor lahan sesuai dengan pengetahuan dan pengalaman yang mereka miliki. Bentuk adaptasi masyarakat terhadap longsor lahan meliputi tiga aspek yaitu aspek fisik, aspek ekonomi, dan aspek sosial.

JUDUL Adaptasi Masyarakat Terhadap Bencana Longsor Lahan Berdasarkan Tingkat Kerawanan di Kecamatan Banyumanik Kota Semarang
PENULIS Otty Damayanti Utami, Heri Tjahjono & Sriyono
TERPUBLIKASI PADA Geo Image 6 (1) (2017) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/geoimage/article/view/15244
KATA KUNCI Landslide Vulnerability, Society Adaptation
HUBUNGI PENULIS otty17geo@gmail.com