Bentuk Pembangunan Insfrastruktur di Era Jokowi dan Jusuf Kalla

Bentuk Pembangunan Insfrastruktur di Era Jokowi dan Jusuf Kalla

Menandai berakhirnya periode pertama kepemimpinannya, Jokowi membeberkan sejumlah pencapaian. Salah satunya pembangunan infrastruktur yang ia klaim sukses dibangun di berbagai wilayah di Indonesia.Menurut Jokowi, dalam periode pertamanya menunjukkan hasil-hasil pembangunan infrastruktur. “Lima tahun pemerintahan periode ini berjalan adalah lima tahun dengan pembangunan infrastruktur di semua bidang seperti jalan, jalan tol, jembatan, pelabuan, bendungan, bandar udara, sampai pos lintas batas negara,” tulis Jokowi melalui fan page facebook-nya. Jum’at (18/10/2019).

Berikut data hasil pembangunan infrastruktur yaitu:

Pembangunan Papua

Menjadikan papua semakin terpenuhi infrastruktur sosial dasar, aksesibilitas, hingga pada peningkatan kualitas kemakmuran rakyatnya secara bekelanjutan. Menjadikan rakyat-rakyat di pinggiran mendapatkan energi yang mudah, murah, itulah energi berkeadilan. Meningkatkan kualitas lingkungan dengan penataan tata kelola lingkungan yang berkelanjutan, berikut ini contoh pembangunan insfrastuktur di Papua

1.Pembangunan Trans Papua

Proyek jalan trans Papua sepanjang 4.330,07 kilometer yang menghubungkan provinsi Papua Barat dan Provinsi Papua dan membentang dari kota Sorong di Provinsi Papua Barat hingga Merauke di Provinsi Papua. Pembangunan infrastruktur ini menjadi fokus pemerintah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Papua, mengurangi kesenjangan pendapatan serta mengurangi tingginya harga di masing-masing wilayah.

2.Jembatan Panjang Hamadi Holtekam

Gambar 2. 1 Jembatan Panjang Hamadi Holtekam

Jembatan ini menjadi jembatan pertama di Indonesia yang didesain dengan tujuan wisata. Dengan adanya jembatan ini, Kota Jayapura menjadi pintu gerbang yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Papua Nugini. Jembatan ini akan memudahkan masyarakat yang ingin ke kawasan Koya atau Arso yang menjadi lokasi pengembangan industri di masa mendatang.

3.Insfrastuktur Kelistrikan di Papua dan Papua Barat

Selain infrastruktur jalan dan juga jembatan, Presiden Joko Widodo juga membangun enam infrastruktur yang telah diresmikan pada oktober 2016 lalu. Antara lain Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Orya Genyem 2×10 MW, Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro Prafi 2×1 25 MW, Saluran Udara Tegangan Tinggi 70 kilovolt Genyem-Waena-Jayapura sepanjang 174,6 kilo meter sirkit. Selain itu, ada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 70 kilo Volt Holtekamp-Jayapura sepanjang 43,4 kilo meter sirkit, Gardu Induk Waena-Sentani 20 Megavolt Ampere dan Gardu Induk Jayapura 20 Megavolt Ampere.

4.Bandara Sentani

Bandara Sentani terletak di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura dan berjarak kurang lebih 40 km dari pusat Kota Jayapura. Bandara ini menjadi bandara terbesar di Papua dan hub utama menuju wilayah pedalaman Papua

5.Pemerataan Pembangunan Wilayah

Pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah selama ini tidak hanya berpaku kepada konsep Jawa sentris, melainkan Indonesia sentris.Berikut langkah nyata Pemerintahan era Jokowi JK nyata pembangunan insfratruktur:

Membangun Pos Lintas Batas Negara (PLBN)

Image result for plbn"

Pemerintah membangun kawasan perbatasan selain untuk mengawasi arus keluar-masuk orang dan barang, juga sebagai lokasi pariwisata seperti PLBN Entikong, PLBN Badau, PLBN Aruk, PLBN Skouw, PLBN Motaain, PLBN Wini dan PLBN Motaasin

Menembus Keterisolasian Rakyat

Masyarakat yang bermukim di kawasan perbatasan terlampau lama tidak merasakan kemudahan bepergian, terangnya lampu, dan mudahnya berkomunikasi. Menembus keterisolasian adalah suatu keharusan.berikut kebijakan pemerintah era presiden Jokowi JK dalam membangun insfrastruktur untuk menembus keterisolasian rakyat

1.Memperpendek Waktu Tempuh Rakyat di Perbatasan

Memperpendek jarak tempuh antara suatu titik ke titik lain di perbatasan adalah langkah pemerintah untuk menembus keterisolasian erikut data pembangunan jalan:

Gambar 2. 2 Pembangunan Jalan di Daerah Tertinggal

Sumber: Kemendes

2.Membuka Pelabuhan dan Bandara di Kawasan Perbatasan

Salah satu kebijakan pemerintahan di era Jokowi JK untuk menembus keterisolasian rakyat adalah dengan membangun pelabuhan dan bandara di kawasan perbatasan seperti 8 bandara baru Miagos, Letung, Tebeliang, Maratua, Morowali, Namniwel, Weru, Koroway Batu dan membuka 17 pelabuhan untuk memperlancar arus barang dan orang di kawasan perbatasan.

3.Rakyat Mudah dan Murah Mendapatkan BBM

Dengan konektivitas yang terjangkau diharapkan harga BBM akan merata. Pemerintahan era Jokowi dan JK telah membangun 21 SPBU di kabupaten perbatasan untuk memastikan BBM tersedia dan terjangkau untuk rakyat

4.Broadband Perbatasan

Pemerintahan Era Jokowi – JK meningkatkan akses internet di desa-desa kawasan perbatasan sampai dengan Tahun 2018 menjadi 137 Desa

Tabel 2. 1 Fasilitas Sarana Pendidikan

 

Jenis Sarana Pendidikan SD SMP SMA
Unit Sekolah Baru 10 3 72
Ruang Kelas Baru 158 60 6
Rehab Kelas Baru 203 95 132
Media Belajar dan Sarana Penunjang 172 149 78
Rumah Dinas Guru 11 4 2
Asrama 0 5 1

Sumber: Kemendikbud

Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat Perbatasan

Pemerintahan Era Jokowi dan JK berupaya mensejahterakan rakyat di perbatasan dengan menyediakan sarana pendidikan dan kesehatan  serta merevitalisasi pasar rakyat. Berikut contoh data insfratruktur sarana pendidikan yaitu:

1.Infsratruktur Untuk Pangan

Pembangunan yang berorientasi pada ketahanan pangan mencangkup bendungan, embung, dan jalur irigasi. Salah satu bendungan yang dibangun adalah Bendungan Tanju di Nusa Tenggara Barat. Ada pula Bendungan Jatigede yang telah beroperasi pada Januari 2017 lalu. Bendungan ini sejatinya merupakan visi Presiden Soekarno yang selesai di era Jokowi. Pembangunan embung dilakukan oleh Kementerian PUPR (846 unit), Kementerian Pertanian (2.348), dan Kementerian PDTT (1.927). Totalnya sejauh ini adalah 5.121 embung. Jaringan irigasi juga dikembangkan. Pembangunan jaringan baru seluas 860.015 hektar, dan yang direhabilitasi mencapai 2.319.693 hektar.

2.Insfrastruktur Lain lain

Pemerintahan Jokowi dan Jusuf kalla berambisi membangun insfrastruktur di indonesia. Berikut bentuk pembangunan insfratruktur pemerintahan era Jokowi dan Jussuf Kalla yaitu:

Venue Asian Games

Indonesia telah berhasil menjadi tuan rumah ajang olahraga terbesar se-Asia. Pasalnya, pemerintah telah membangun 79 venue Asian Games. Bahkan 33 venue di antaranya tersebar antara lain 18 venue terbangun di DKI Jakarta, 4 venue di Sumatera Selatan, dan 11 venue lainnya di Jawa Barat.

Perumahan

Pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur nasional, tapi juga memberikan tempat tinggal layak huni bagi masyarakat. Dalam kurun waktu Tahun 2015 sampai Tahun 2018, perumahan yang telah terbangun sebanyak 3.542.318 unit. Di Tahun 2019, pemerintah akan membangun 1,25 juta unit perumahan lagi.

Rumah Susun

Pada Tahun 2015 sampai Tahun 2018, pemerintah telah membangun rumah susun sebanyak 756 tower, dengan total 43.158 unit. Di tahun 2019 ini, pemerintah masih akan membangun sebanyak 137 tower, dengan total 6.873 unit. Dengan demikian, pemerintah telah menyediakan rumah susun bagi masyarakat yang membutuhkan, sebanyak 893 tower, dengan total 50.031 unit.

Jalan Tol

Menyadari pentingnya jalan tol bagi pengiriman logistik, pemerintah terus mengebut pembangunannya mulai Tahun 2015. Sampai tahun 2018, jalan tol yang telah terbangun sepanjang 782 Km. Pembangunan terus berlanjut hingga saat ini, pemerintah menargetkan pembangunan jalan tol tahun 2019 sepanjang 1.070 Km. Total pembangunan jalan tol di masa pemerintahan Presiden Jokowi mencapai 1.852 Km.

Jalan

Total pembangunan jalan nasional dari Tahun 2015 sampai Tahun 2018 sepanjang 3.387 Kilometer (Km). Pembangunan jalan nasional pun masih berlanjut hingga Tahun 2019, dengan penambahan 732 Km lagi. Jadi total jalan nasional yang telah terbangun nantinya, mencapai 4.119 Km.

Jembatan

Dalam kurun waktu Tahun 2015 sampai Tahun 2018, jembatan yang telah terbangun sepanjang 41.063 meter (m). Di Tahun 2019 ini, pemerintah masih akan membangun jembatan sepanjang 10.029 m. Total panjang jembatan yang terbangun mencapai 51.092 m.

Referensi

https://www.mongabay.co.id/2017/03/28/cerita-warga-yang-hidup-di-sekitar-pltu-batubara/

https://www.liputan6.com/bisnis/read/3961495/penjelasan-walhi-soal-dampak-pltu-batu-bara-terhadap-lingkungan

https://www.pu.go.id

/http://www.presidenri.go.id/infrastruktur.html

Hermawan

Leave a Reply