KALIMANTAN SELATAN BANJIR APAKAH DISEBABKAN OLEH CUACA?

KALIMANTAN SELATAN BANJIR APAKAH DISEBABKAN OLEH CUACA?

Kalimantan Selatan mengalami banjir hingga bertahun-tahun, apakah hanya disebabkan oleh cuaca?

Rangkaian Bencana

18 Januari 2021 Presiden Jokowi bertindak ke lokasi terjadinya banjir. meskipun dihadang dengan banjir setinggi ban mobil iring-iringan presiden, rombongan dengan selamat sampai tujuan dan dapat meninjau kondisi di lapangan.

Kejadian banjir di Provinsi Kalimantan Selatan tidak hanya terjadi di tahun ini, deretan bencana banjir hampir sudah menjadi langganan bahkan sejak puluhan tahun lalu sebagaimana yang diungkapkan salah seorang petugas Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan, Pak Ikhlas kepada Merdeka.com

Angka di atas merupakan fakta mengerikan yang sering dialami oleh warga Kalimantan Selatan, padahal kita tahu kalau Kalimantan kerap disebut zamrud khatulistiwa yang berarti pulau yang subur dan sangat hijau nan ditutupi hutan tropis asli peninggalan nenek moyang. Lalu mengapa banjir ini bisa terjadi menahun?

Perubahan Penggunaan Lahan

Google earth menunjukkan data citra satelit yang diambil oleh satelit landsat pada Tahun 1984 dimana terlihat begitu luasnya lahan yang belum tereksploitasi. Ribuan hektar hutan primer, hutan sekunder dan semak belukar yang terbentang di atas  lahan dengan topografi datar ini.

Sungai nan lebar mengelilingi hutan bak ular anaconda yang sedang menjaga wilayah kekuasaannya merupakan titik terendah di hamparan Kalimantan yang berfungsi menampung seluruh run off atau aliran air permukaan dari seluruh dataran yang ada.

Mengutip dari laporan Tirto.id yang menyampaikan hasil analisis LAPAN, bahwa selama periode 10 tahun (2010-2020), memang ada penurunan luas hutan primer, hutan sekunder, sawah, dan semak belukar. Data detailnya sebagai berikut:

Penurunan luas hutan primer: 13 ribu hektar
Penurunan luas hutan sekunder: 116 ribu hektar
Penurunan luas sawah: 146 ribu hektar
Penurunan luas semak belukar: 47 ribu hektar.

Sebaliknya, masih mengutip laporan analisis LAPAN, terjadi perluasan area perkebunan yang cukup signifikan sebesar 219 ribu hektar dalam kurun waktu 2010-2020.

Peran Penting Hutan

Fungsi hutan sendiri salah satunya adalah sebagai tempat untuk menampung dan menyimpan air hujan, kegiatan ini dilakukan oleh berbagai tumbuhan yang ada di hutan dengan cara mengikat air yang terserap ke tanah sehingga air hujan tidak seluruhnya turun ke daerah bawah.

Hal inilah yang mampu mengurangi bencana banjir pada daerah yang cenderung datar maupun longsor yang biasa terjadi pada daerah berlereng. (sumber foresteract)

Menurut Soedjoko dan Suryatmojo (2016) peran kawasan hutan dapat dilihat dari dua sudut pandang yang berbeda. Yang pertama hutan mampu menyediakan air dengan konsep panen air dan yang kedua dengan hutan dapat menjadi konsep untuk menjamin penghasilan air.

Hutan sebagai faktor terpenting dalam mengendalikan jumlah air di daratan berpotensi sebagai regulator tata air. Hal ini dikarenakan hutan yang dikelola secara baik mampu mengatasi bahaya banjir dan kekeringan.

Yuk lihat bagaimana hutan secara diam-diam menjaga kita dari ancaman banjir

 

Chairul Rahmat

Leave a Reply